SANGATTA – Masjid Agung Al-Faruq Sangatta, Kabupaten Kutai Timur tahun ini menyembelih hewan kurban 13 ekor terdiri dari 13 ekor sapi dan 1 ekor kambing.

Sejak pagi, usai salat Idul Adha, penyembelihan dilakukan di halaman parkir Masjid Agung Al-Faruq dengan pengerahan beberapa orang penjagal.

Hewan kurban yang berasal dari donatur baik kalangan pemerintah seperti Bupati, Wakil Bupati hingga Sekretaris Daerah Kutai Timur serta instansi lainnya dipotong langsung di hari pertama Idul Adha

Menurut Ketua Panitia Kurban Masjid Agung Al-Faruq Sangatta, Yaqub Fadillah tahun lalu 10 ekor sapi bisa menembus 1.050 paket dagingĀ kurban.

“Kalau tahun ini kan 12 ekor dan lumayan besar-besar, estimasi sekitar 1.500 paket daging kurban,” ucapnya kepada Tribunkaltim.co, Kamis (29/6/2023).

Lanjutnya, paket daging kurban itu ia berikan kepada shohibul qurban atau orang yang melaksanakan kurban sebanyak 1/3 dari hasil yang dikurbankan.

Adapun sisanya diberikan kepada penerima yang telah terdaftar oleh panitia kurban Masjid Agung Al-Faruq Sangatta.

Sejauh ini, sistem pembagiannya dengan didropkan langsung kepada koordinator yang memohon paket kurban kepada Masjid Agung Al-Faruq.

“Misalnya RT 39 atau RT 40maka kita berikan kepada ketua RT, atau komunitas atau ormas maka kita berikan ke koordinator ormas tersebut,” imbuhnya.

Hal itu dilakukan untuk menghindari penumpukan antrean penerima paket hewan kurban di Halaman Masjid Agung Al-Faruq Sangatta, Kutai Timur.

Lebih jauh, Yaqub juga menyampaikan saat penyembelihan pasti ada kesulitan misalnya dari ukuran hewan kurban yang besar dan yang kecil bahkan sampai ada yang merusak perlengkapan.

“Kalau dari keseluruhan paling sulit itu pada penyaluran karena kita dapat amanah dari shohibul qurban, maka sebagai antisipasinya misalnya kita tidak membagi secara bebas, by name by address,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *