Liputankaltim.com, SANGATTA– Kejadian musibah kebakaran yang melahap dua rumah di kawasan Gang SBY, Jalan Yos Sudarso III, Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim) sekitar pertigaan Jalan Abdul Wahab Syahranie dan Yos Sudarso, Minggu (4/6/2023) langsung direspon oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Sebanyak 9 unit mobil damkar dan 50-an personel diturunkan guna menjinakkan “si jago merah” yang membakar rumah berukuran 16×8 meter bernomor 21 tersebut. Dibutuhkan waktu sekitar satu jam untuk memadamkan api yang membakar rumah mulai sekitar pukul 16.00 WITA tersebut.

Sesaat setelah kebakaran, Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman langsung berkoordinasi dengan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Ernata Hadi Sujito dan beberapa staf lainnya. Khusus kepada Kadinsos, Bupati menginstruksikan beberapa hal terkait penanggulangan pascakebakaran. Berikutnya, Senin (5/6/2023) pagi tadi, orang nomor satu di Pemkab Kutim tersebut langsung meninjau lokasi kebakaran untuk melihat sendiri kondisi terkini rumah dan warga yang menjadi korban.

Di lokasi kebakaran, Ardiansyah menyerahkan bantuan untuk para korban. Mulai dari paket perlengkapan dapur, popok bayi dan bantuan makanan anak hingga paket sembako. Aneka bantuan tersebut diserahkan simbolis oleh Bupati langsung kepada para korban. Saat penyerahan, nampak Kadinsos Kutim Ernata Hadi Sujito dan beberapa aparatur di lapangan.

Setelah penyerahan bantuan, Ardiansyah mendoakan agar seluruh korban bisa diberi ketabahan dan keikhlasan menghadapi cobaan musibah kebakaran kali ini.

“Semoga musibah (kebakaran) ini tak terjadi lagi. Mulai hari ini dan ke depan, masyarakat bisa lebih waspada dan berhati-hati. Khususnya dalam mengantisipasi segala kemungkinan yang menyebabkan kebakaran,” kata Ardiansyah seraya mengimbau warga.

Ardiansyah yang datang mengenakan pakaian dinas harian warna coklat meminta agar masyarakat bisa lebih meperhatikan hal-hal kecil penyebab kebakaran. Contohnya adalah mengantisipasi korsleting listrik dengan cara meningkatkan standar instalasi listrik yang disarankan. Mematikan kompor dan peralatan listrik lainnya tak menyala ketika ditinggalkan serta hal-hal penyebab kebakaran lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *