SANGATTA – Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar pengajuan bantuan simbolis Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), di Gedung Meranti Kantor Bupati Kutai Timur, Jum’at, (31/3/2023).

Acara tersebut dihadiri Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, Kepala Disperindag Kaltim, Muhammad Sa’duddin, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kutim, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan lainnya.

Muhammad Sa’duddin mengaku bantuan berupa peralatan bagi pelaku UMKM yang harusnya dilaksanakan pada 2022 lalu.

“Namun baru dapat melaksanakan penyerahannya pada tahun 2023 ini karena ada proses administrasi,” katanya.

Bantuan alat yang diberikan untuk pelaku UMKM ini dari Kementerian Keuangan dan diberikan kepada pemerintah provinsi Kaltim.

Bantaun ini karena dianggap sudah berhasil mengendalikan inflasi.

“Nah ini adalah hadiah. Mudah-mudahan bantuan ini berguna bagi pelaku UMKM di Kutim,” tulisnya.

sebanyak 3.838 unit diberikan kepada 620 pelaku UMKM di Provinsi Kaltim. “Sedangkan UMKM di Kutim yang mendapat bantuan mencapai 34 orang dengan jumlah barang 321 unit,” tandasnya.

“Jadi satu orang bisa menerima beberapa barang. Kami berpesan kepada para penerima bahwa barang ini, pertama untuk kebutuhan bapak/ibu semua, tidak untuk diperjual belikan. Kedua pengaruhnya barang yang bapak ibu miliki terkait kegiatannya. Ketiga, jika ada perbaikan maka penerima harus siap menunjukkan kepada pihak pemeriksaan,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *