SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) tengah menginput data terbaru terkait stunting.

Diketahui, saat ini angka stunting di Kutim masih tinggi, jika menengok dari pidato Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi, Kutim dengan presentase 27,7 persen.

Angka ini adalah yang tertinggi di Provinsi Kaltim. Sedangkan, Presiden Joko Widodo menargetkan di 2024 angka stunting di kabupaten/kota maksimal 14 persen.

Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang mengatakan, dari instruksi Presiden RI tersebut, maka Kutim memiliki kewajiban menurunkan angka stunting hingga 13 persen.

“Tetapi saya bingung, data sebanyak itu dapat dari mana. Oleh karena itu saya sudah instruksikan pada SKPD untuk mendampingi pendataan,” ucap Kasmidi.

Sebab tidak hanya satu kali kementrian memberikan data yang tidak sama dengan yang dimiliki Pemkab Kutim. Sama seperti pendataan terkait angka miskin pada tahun lalu yang selisih banyak.

Pria yang akrab disapa KB itu menegaskan, tentu saja Pemkab Kutim tidak terima dengan anjloknya angka yang diberikan, sementara dilapangan tidak sebanyak itu.

“Kementrian mendata Kutim dengan angka kemiskinan yang ekstrem, padahal data sebenarnya hanya terdapat enam KK, itupun pendatang dan bukan warga asli Kutim,” jelasnya.

Khususnya stunting, Pemkab Kutim akan mengintervensi hingga tingkat desa. Pemberian Rp 3 juta per enam bulan untuk biaya pengobatan.

Uang tersebut melingkupi pembelian susu, vitamin atau kebutuhan gizi lainnya. Namun hingga kini, akurasi data yang kongkret belum diperoleh untuk pengalokasian dana tersebut.

Pemberian imunisasi skala besar di 18 kecamatan yang ada di Kutim juga akan berlangsung serentak pada Agustus 2022 selama satu bulan full.

“Saya bersama pak bupati juga telah menginstruksikan pada tiap camat untuk meminta warga yang memiliki anak usia 0-9 bulan mengikuti imunisasi ini,” paparnya.

Kepala desa (Kades) juga diminta mendampingi warga hingga tak ada anak-anak atau balita yang terlewat diberikan imunisasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *