SANGATTA – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menerapkan satu peraturan daerah (perda) baru terkait kependudukan.

Dalam perda tersebut membahas soal mengatur administrasi kependudukan (adminduk) bagi masyarakat pendatang dari luar daerah.

Perda nomor 2 tahun 2018 tentang perubahan atas perda nomor 7 tahun 2011 tentang penyelenggaraan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil Kutim.

Plt Kepala Disdukcapil Kutim, Sulastin mengatakan dalam perda tersebut berisikan bagi mereka yang berdomisili satu tahun wajib memiliki e-KTP Kutim.

“Pada pasal 16A poin satu di perda tersebut berbunyi pendatang yang telah tinggal dan atau bekerja selama satu tahun di daerah wajib memiliki KTP-el daerah,” ucapnya.

Oleh karena itu, untuk menertibkan adminduk tersebut, Disdukcapil meminta kepada petugas registrasi agar mencatat masyarakat yang pendatang.

Petugas registrasi ini diminta untuk kembali menyisir data pendatang mulai dari tingkat RT.

Setelah data tersebut terkumpul, maka langkah selanjutnya Disdukcapil Kutim akan memfasilitasi dalam pelaksanaan perekaman e-KTP bagi yang sudah lama menetap di Kutim.

“Silahkan didata, nanti kami fasilitasi karena menurut perda tersebut mereka wajib pindah kesini,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *